[Senin, 27/4 04.50] +62 812-...4-1: *NUTRISI PAGI*
*KITAB MUKASYAFATUL QULUB*
*BAB 14*
*Edisi 79*
Imam Baihaqi meriwayatkan dari Muhammad bin Sirin, dia berkata, "Diceritakan padaku sesungguhnya Rasulullah Saw.no
bila sedang salat mengangkat penglihatannya ke langit. Lalu
turunlah ayat tersebut di atas." Abdur Razzaq menambahkan
dari Muhammad bin Sirin itu. Lalu Allah memerintahkannya
dengan kekhusyukan dan beliau melemparkan pandangannya
ke arah tempat sujudnya. Al-Hakim dan Baihaqi meriwayatkan
dari Abu Hurairah, "Rasulullah bila sedang salat waktu itu selalu mengangkat pandangannya ke langit. Lalu turunlah ayat
ini, maka beliau menundukkan kepalanya." Dan diriwayatkan
dari Hasan, sesungguhnya Nabi Muhammad Saw. bersabda,
"Perumpamaan salat lima waktu adalah seperti sungai yang banyak
airnya yang mengalir di muka pintu rumah seseorang dari kamu sekalian. Dia mandi di sana setiap hari lima kali, lalu apakah masih
tersisa padanya sedikit dari daki?" Yakni sesungguhnya salat-salat
itu menyucikan seseorang dari dosa dan tidak menyisakan sedikit
pun dari dosa-dosa itu, kecuali yang besar-besar. Semua ini араbila dia salat dengan khusyu' dan kehadiran hati. Kalau tidak
khusyu', maka salat itu akan ditolak. Bersabda Nabi Muhammad
Saw., "Barangsiapa yang salat dua rakaat dan tidak berbicara dengan
luatinya mengenai segala sesuatu dari masalah duniawi di dalam dua
rakaat itu, diampunilah apa yang telah berlalu dari dosa-dosanya.
Bersabda Nabi Muhammad Saw., "Sesungguhnya diwajibkannya
salat, diperintahkan ibadah haji dan thawaf serta disyiarkan amalan-
amalan luaji hanya untuk mengagungkan nama Allah Swt. Maka, apabila tidak ditemukan dalam lutime keagungan dan tidak pula kewibawaan
bagi Zat yang disebut dan hanya Zat itulah yang menjadi tujuan yang
diinginkan, lalu apa artinya penyebutanmu itu?" Bersabda pula Nabi
Muhammad Saw., "Barangsiapa salatnya tidak mencegah/mengha-
langinya dari perbuatan keji atau munkar, tidaklah dia bertambah dekat
dengan Allah, melainkan bertambah jauh. "Bakar bin Abdillah berkata,
"Hai anak cucu Adam kalau engkau ingin masuk pada Tuhanmu
tanpa ijin lalu engkau berbicara dengan-Nya tanpa penterjemah,
maka engkau tentu bisa masuk." Dikatakan, "Bagaimana itu bisa
terjadi?" Dia berkata, "Engkau sempurnakan wudhumu dan
engkau masuk langgarmu. Ketika itulah engkau telah benar-benar...
*ikuti lanjutannya besok..*
*Semoga kita berahtiar sholat dg khusyu'..Aaminn..*
*Surabaya, 15 Romadan 1442 H/27 April 2021 M*
زینی الیاس






0 komentar:
Posting Komentar